Pengurus FKMTH DIY-Jateng Resmi Dilantik, Mahasiswa IQT STAI Al-Anwar Sarang Ambil Peran

Bagikan

Kudus, 10 September 2026 – enam mahasiswa Prodi Ilmu al-Qur`an Tafsir (IQT), Khamid Asy’ari, Bella Putri Rahmania, Dina Kamaliya Istighfari, Humaira Zulfa Mardhatilla, Nailly Ainur Rahmatika, Rosikhoh Ma’rifati dan Zaskia Laili Navilah telah resmi menjadi bagian dari pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Daerah Istimewa Yogyakarta – Jawa Tengah (FKMTH DIY-Jateng). Tidak hanya mahasiswa STAI Al-Anwar saja, 74 mahasiswa lain dari berbagai instansi yang ada di DIY – Jateng juga dilantik dengan masa khidmah 2026-2027.

Serangkaian kegiatan lain turut diselenggarakan pada pelantikan tersebut terhitung sejak 10-11 September 2026, diantaranya Seminar Nasional Tafsir Hadis, Diskusi Intensif oleh seluruh anggota FKMTH DIY-Jateng, Rapat Kerja Perdana dan Upgrading Pengurus. Rangkaian kegiatan yang ada pengalaman menjadi berharga sekaligus kesempatan bagi mahasiswa tafsir hadis untuk memperluas hubungan, bertukar pikiran, serta memperoleh wawasan dan pengalaman baru dalam berorganisasi.

Pelantikan dimulai pukul 10.00 WIB di gedung Laboratorium IQT UIN Sunan Kudus. Para pengurus yang dilantik melantunkan ikrar yang dipimpin oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron, MA Beliau selaku Dewan Penasehat FKMTH DIY -Jateng menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan FKMTH karena telah melakukan inovasi dengan memperluas jaringan tidak hanya di perguruan tinggi namun juga ke Ma’had Aly yang ada di DIY-Jateng.

Acara pelantikan pengurus berjalan dengan khidmat, dilanjut dengan seminar Halaqoh Tafsir Hadis Nasional yang menghadirkan tiga narasumber pakar Tafsir dan Hadis, yakni Prof. Dr. Phil, Prof. Sahiron, M. A, Dr. Ahmad Attabik, Lc., M.SI, dan Prof. Dr. Hj. Ummu Farkia, Lc., MA Seminar tersebut mengusung tema “Dekonstruksi Klaim Tafsir Liberal dan Kontekstualisasi Hadis terhadap Fenomena LGBT”. Para peserta seminar tampak antusias mendengarkan pemaparan dari tiap pemateri.

Setelah pelantikan dan seminar selesai, para pengurus FKMTH DIY-Jateng mengadakan sesi rapat kerja perdana dan upgrade kepengurusan yang terlaksana pada malam harinya. Sesi ini bertujuan untuk menyelaraskan dan mengarahkan kebijakan serat visi misi yang ada pada FKMTH DIY – Jateng demi berjalannya roda organisasi satu periode mendatang.

Segala keterbatasan yang ada termasuk jarak jauh antar pengurus FKMTH satu dengan yang lainnya, telah menyebabkan terjadinya miskomunikasi antar pengurus. Miskomunikasi tersebut menjadikan kurang optimalnya bahkan tidak terlaksananya program kerja yang telah dirancang. Inilah yang menjadi keresahan para anggota FKMTH selama ini. Demisioner M. Abdullah Labib sebagai narasumber acara penataran menjawab keresahan tersebut dengan: “Harus adanya kesadaran diri dari masing-masing pengurus FKMTH, karena untuk menciptakan komunikasi yang baik, diperlukan adanya kesadaran diri dan kesadaran empati bagaimana dirinya mampu berkontribusi untuk FKMTH ini.”

Seluruh rangkaian kegiatan FKMTH DIY-Jateng ini berjalan dengan baik dan lancar. Harapannya FKMTH ini menjadi ruang diskusi dan ruang silaturahmi antar mahasiswa tafsir hadis, serta menyediakan ruang belajar untuk upgraid diri yang nantinya sebagai bekal untuk HMP-nya, karena ruh dari FKMTH sendiri ada pada HMP atau HMPS masing-masing kampus.