Silabus Mata Kuliah
Ushul Fikih Perbandingan
PMH123 · Semester 5 · 3 SKS
Identitas Mata Kuliah
| Nama Mata Kuliah | Ushul Fikih Perbandingan |
|---|---|
| Kode Mata Kuliah | PMH123 |
| Program Studi | Perbandingan Mazhab |
| Kurikulum | 2025 |
| Semester | 5 |
| Beban Studi | 3 SKS |
| Status | Wajib |
| Kategori | Prodi |
| Nilai Minimum | C |
| Prasyarat | Tidak ada |
| Dosen Pengampu | Fakih Abdul Azis Lc.,MA |
| Bahasa Pengantar | Bahasa Indonesia |
Matriks CPL–Mata Kuliah
CPL yang dibebankan pada mata kuliah ini berdasarkan Matriks CPL–MK Program Studi Perbandingan Mazhab Kurikulum 2025.
| No. | Kode CPL | Ranah | Deskripsi CPL | Keterkaitan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | P2 | Pengetahuan | Menguasai prinsip-prinsip ushul fikih dan qawaid fikih sebagai landasan istinbath hukum | Terpetakan |
| 2 | KK1 | Keterampilan Khusus | Mampu menganalisis permasalahan hukum Islam dengan pendekatan perbandingan mazhab | Terpetakan |
| 3 | KK2 | Keterampilan Khusus | Mampu melakukan istinbath hukum berdasarkan dalil syar'i dengan kaidah ushul fikih komparatif | Terpetakan |
Deskripsi dan Tujuan
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Ushul Fikih Perbandingan membahas prinsip-prinsip dasar metodologi istinbāṭ hukum Islam dari berbagai mazhab, seperti Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hanbali, serta mazhab yang sudah punah. Mahasiswa akan mempelajari sejarah perkembangan Ushul Fikih, faktor-faktor penyebab perbedaan pandangan, dan relevansi teori-teori klasik terhadap persoalan hukum Islam kontemporer. Melalui pendekatan perbandingan, mahasiswa diharapkan mampu menganalisis, mengevaluasi, dan mengaplikasikan perbedaan metode istinbāṭ hukum dalam penyelesaian masalah fikih modern dengan sikap ilmiah, kritis, dan toleran
CPMK dan Sub-CPMK
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar Ushul Fikih Perbandingan, ruang lingkup kajiannya, serta urgensinya dalam pengembangan hukum Islam dan toleransi antarmazhab.
- Mahasiswa mampu memahami kehujjahan al-Qur’an sebagai sumber hukum Islam menurut perspektif ulama ushul dari empat mazhab.
- Mahasiswa mampu menganalisis metode istinbath ulama Hanafiyah melalui dalalah al-‘ibarah, dalalah al-isyarah, dalalah al-nash, dan dalalah al-iqtidha’ beserta contoh penerapannya.
- Mahasiswa mampu menganalisis metode penggalian hukum ulama jumhur melalui dalalah al-manthuq dan al-mafhum serta memahami argumentasi penerimaan dan penolakan mafhum mukhalafah.
- Mahasiswa mampu menjelaskan definisi, kehujjahan, dan kedudukan al-Sunnah menurut fuqaha’ dan mutakallimin serta perbedaan pandangan mazhab terhadap amal ahli Madinah dan sunnah Ahli Bait.
- Mahasiswa mampu menganalisis konsep khabar wahid, syarat penerimaannya, serta perbedaan argumentasi ulama dalam menerima dan menolak kehujjahannya.
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep ijma’, dasar kehujjahannya, macam-macamnya, serta implikasinya dalam penetapan hukum Islam.
- Mahasiswa mampu memahami konsep qiyas, macam-macamnya, argumentasi ulama yang menerima maupun menolak qiyas, serta praktik penerapannya dalam hukum Islam.
- Mahasiswa mampu menganalisis konsep istihsan, titik perbedaan pendapat ulama, macam-macam istihsan, serta contoh penerapannya dalam istinbath hukum.
- Mahasiswa mampu memahami konsep mashalih mursalah, kehujjahannya, argumentasi ulama yang menerima dan menolak, serta penerapannya dalam pengembangan hukum Islam.
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep sadd al-dzari’ah, ruang lingkup perbedaan pendapat ulama, dan praktik penerapannya dalam hukum Islam.
- Mahasiswa mampu menganalisis konsep ijma’ ahli Madinah beserta argumentasi ulama yang menerima dan menolaknya serta pengaruhnya terhadap pembentukan hukum.
- Mahasiswa mampu memahami konsep syar’u man qablana, argumentasi ulama mengenai kehujjahannya, serta penerapannya dalam istinbath hukum Islam.
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep istishhab, rukun-rukunnya, argumentasi ulama terkait kehujjahannya, serta pengaruhnya dalam penetapan hukum Islam.
- Mahasiswa mampu membandingkan metode istinbath antarmazhab secara kritis dan sistematis dalam menyelesaikan persoalan hukum Islam kontemporer.
Course Content / Materi Ajar
Materi diambil dari bagian Bahan Kajian/Materi Pembelajaran dalam RPS. Rincian Sub-CPMK, metode, aktivitas mahasiswa, dan penilaian setiap minggu dapat dilihat pada dokumen RPS yang tersedia untuk diunduh.
| Minggu Pertemuan | Bahan Kajian/Materi Pembelajaran |
|---|---|
| 1 | a. Kontrak perkuliahannb. RPSnc. RTM |
| 2 | Konsep dasar Ushul Fikih Perbandinganna. Pengertian Ushul Fikih Perbandingannb. Perbedaan antara ruang lingkup kajian Ushul fikih dan Fikihnc. Pentingnya studi Ushul Fikih Perbandingan dalam pengembangan hukum Islam.nd. Diskusi awal: urgensi toleransi bermazhab dalam era kontemporer. |
| 3 | Dalil yang disepakati Ulama : al-QurannDefinisi al-QurannKehujjahan al-Quran menurut Ulama Ushul empat mazhabnnCara Ulama Hanafiyah dalam menggali HukumnDalalah al-Ibarah ( Pengertian dan contoh )nDalalah al-Isyarah ( Pengertian dan contoh )nDalalah al-Nash ( Pengertian dan contoh )nDalalah al-iqtidho’ ( Pengertian dan contoh )nnCara Ulama Jumhur ( Syafiiyah, Malikiyyah, Hanabilah) dalam menggali Hukum dari al-Qurann1. Dalalah al-Mantuq Sharih ( Definisi , macam2 dan contohnya )n2. Dalalah al-Mafhum ( Definisi , Macam-macam, dan contohnya)n3. Argumentasi Ulama dalam menerima dan menolak Mafhum Mukhalafahn4. contoh-contoh pengaruh teori mafhum dalam hukum |
| 4 | Dalil yang disepakati Ulama : al-QurannDefinisi al-QurannKehujjahan al-Quran menurut Ulama Ushul empat mazhabnnCara Ulama Hanafiyah dalam menggali HukumnDalalah al-Ibarah ( Pengertian dan contoh )nDalalah al-Isyarah ( Pengertian dan contoh )nDalalah al-Nash ( Pengertian dan contoh )nDalalah al-iqtidho’ ( Pengertian dan contoh )nnCara Ulama Jumhur ( Syafiiyah, Malikiyyah, Hanabilah) dalam menggali Hukum dari al-Qurann1. Dalalah al-Mantuq Sharih ( Definisi , macam2 dan contohnya )n2. Dalalah al-Mafhum ( Definisi , Macam-macam, dan contohnya)n3. Argumentasi Ulama dalam menerima dan menolak Mafhum Mukhalafahn4. contoh-contoh pengaruh teori mafhum dalam hukum |
| 5 | Dalil yang disepakati Ulama : al- SunnahnDefinisi Sunnah menurut Fuqoha’ dan MutakalliminnKehujjahan al-Sunnah menurut Ulama Ushul empat mazhabnAmalnya penduduk madinah menurut MalikiyahnDefinisi dan contoh Sunnah Ahli BaitnCatatan Kritis |
| 6 | Khabar Wahid & Sunnah Ahli BaitnDefinisi Khabar WahidnDalil Ulama yang sepakat Khabar Wahid sebagai hujjahnDalil Ulama yang menolak Khabar wahid sebagai hujjahnSyarat-syarat mengamalkan Khabar WahidnTanggapan & Catatan |
| 7 | Dalil yang disepakati Ulama : al-Ijma’nDefinisi Ijma’nKehujjahan Ijma’ (dari al-Quran, hadis, akal)nMacam-macam Ijma’nHukum mengingkari IjmanContoh Ijma’ |
| 8 | Dalil yang disepakati Ulama : al-Ijma’nDefinisi QiyasnMacam-macam QiyasnArgumentasi pendapat Dhohiri yang mengingkari QiyasnPraktik penggunaan Qiyas dalam Hukum |
| 9 | Dalil yang diperselisihkan Ulama dalam penggunaannya : IstihsannDefinisi IstihsannPerumusan titik perbedaan pendapat di dalamnyanArgumentasi pendapat Ulama yang menerima IstihsannMacam-macam Istihsan menurut yang mengatakannyanContoh penerapan Istihsan |
| 10 | Dalil yang diperselisihkan Ulama dalam penggunaannya : Mashalih Mursalahn1. Definisi Mashalihn2. Macam-macam Mashalihn3. Kehujjahan Mashalih dari Dalil Naqli & Aqlin4. Argumentasi Pendapat Ulama yang menolak Istishlahn5. Contoh Mashalih mursalah |
| 11 | Dalil yang diperselisihkan Ulama dalam penggunaannya : Dzariahn1. Definisi Sad Dzariahn2. Macam-macam Dzariahn3. Perumusan titik perbedaan pendapat di dalamnya تحرير محل النزاع فيهn4. Contoh praktik Sadd Dzariah dalam Hukum |
| 12 | Dalil yang diperselisihkan Ulama dalam penggunaannya : Ijma’ ahli Madinahn1. Definisi Ijma ahli Madinahn2. Perumusan titik perbedaan pendapat di dalamnya تحرير محل النزاع فيهn3. Ulama yang menerima Ijma Ahli Madinah dan Dalil2nyan4. Contoh pengaruh Ijma Ahli Madinah dalam Hukum |
| 13 | Dalil yang diperselisihkan Ulama dalam penggunaannya : Syar’u Man Qablanan1. Definisi Syar’u man Qablanan2. Contoh dari Syar’u man Qablanan3. Argumentasi Ulama yang menetapkannyan4. Argumentasi Ulama yang menolakn5. Tanggapan & Catatan |
| 14 | Dalil yang diperselisihkan Ulama dalam penggunaannya : Istishhabn1.Definisi Istishabn2. Rukun Istishahbn3. Argumentasi Ulama yang menetapkannyan4. Argumentasi Ulama yang menolakn5. Contoh Pengaruh Istishab dalam hukum |
Penilaian
| Komponen | Jumlah | Bobot | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Tugas Mandiri | 20% | ||
| Tugas Terstruktur | 15% | ||
| UTS | 20% | ||
| UAS | 45% |
Referensi
- Ahmad Raisuni, Ijtihad al-Nash al-Waqi al-Maslahah, Dar Fikr Beirut
- Abdullah Bin Bayyah, Amali al-Dalalat wa majali al-Ikhtilafat,Dar Ibnu Hazm,
- Muhammad Rougi, Nadhzariyyah al-Taq’id al-Fiqhi wa atsaruha fi Ikhtilaf al-Fuqaha, Fakultas Adab – Unversitas Muhammad V Rabat 1994
- Adil al-Syuwaikh, Ta’lil al-Ahkam fi al-Syariah al-Islamiyah, Dar al-Basyir, Tanta 2000
- Wahbah az-Zuhaily, Al-Fiqh al-Islamy wa Adillatuh. Darul Fikr, Damaskus 1989
- Wahab az-Zuhaily, Ushul Fiqh al-Islamy ,
- Wahbah az-Zuhaily, Al-dzarai’ fi al-siyasah al-syar’iyyah wa al-Fiqh al-Islamy, Dar al-Maktabi,
- Muhammad Khoudhari Beik, Ushul Fiqh, Maktabah Tijariyah Kubra, Mesir 1969
- Wahbah az-Zuhaily, Ushul Al-Fiqh Wa Madaris Al-Bahtsi Fihi, Dar al-Maktabi, Damaskus, 2000
- Fathi al-Darini, Buhuts Muqaranah fi al-Fiqh al-Islami wa Ushulihi, Muassasah Risalah, Beirut, 2008
- Ayat allah Ja’far al-sijani, Ushul A-Fiqh Al-Muqarin Fima La Nassha Fihi, Muassasah al-Tarikh al-Arabi, 2005
- Abdul Karim Ali Muhammad Namlah, al-Muhaddzab fi Ilmi Ushul Fiqh al-Muqarin, Maktabah al-Rusyd, 1999
- Mustafa Dib al-Bugha, Atsar al-adillah al-mukhtalaf fiha fi al-fiqh islamy , Dar al-Imam al-Bukhari, Damaskus,
- Abdul Wahab Abdussalam Tawilah, Atsar al-lughah fi ikhtilaf al-Mujtahidin, Dar al-Salam, 1414 H
