Silabus Mata Kuliah
Qawaid Fikih Kubra
PMH105 · Semester 4 · 2 SKS
Identitas Mata Kuliah
| Nama Mata Kuliah | Qawaid Fikih Kubra |
|---|---|
| Kode Mata Kuliah | PMH105 |
| Program Studi | Perbandingan Mazhab |
| Kurikulum | 2025 |
| Semester | 4 |
| Beban Studi | 2 SKS |
| Status | Wajib |
| Kategori | Prodi |
| Nilai Minimum | C |
| Prasyarat | Tidak ada |
| Dosen Pengampu | Ahmad Maimun Lc.,ME |
| Bahasa Pengantar | Bahasa Indonesia |
Matriks CPL–Mata Kuliah
CPL yang dibebankan pada mata kuliah ini berdasarkan Matriks CPL–MK Program Studi Perbandingan Mazhab Kurikulum 2025.
| No. | Kode CPL | Ranah | Deskripsi CPL | Keterkaitan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | P2 | Pengetahuan | Menguasai prinsip-prinsip ushul fikih dan qawaid fikih sebagai landasan istinbath hukum | Terpetakan |
| 2 | KK2 | Keterampilan Khusus | Mampu melakukan istinbath hukum berdasarkan dalil syar'i dengan kaidah ushul fikih komparatif | Terpetakan |
Deskripsi dan Tujuan
Deskripsi Mata Kuliah
. Mata kuliah Qawa‘id Fikih Kubra merupakan mata kuliah yang membahas kaidah-kaidah fikih universal sebagai instrumen penting dalam memahami, mengembangkan, dan menerapkan hukum Islam. Perkuliahan mencakup pembahasan tentang konsep dasar qawa‘id fikih, sejarah perkembangannya, klasifikasi kaidah, serta pendalaman terhadap al-qawa‘id al-khams al-kubra meliputi kaidah niat, keyakinan, kesulitan, mudharat, dan adat kebiasaan. Selain itu, mata kuliah ini juga mengkaji penerapan qawa‘id fikih dalam persoalan ibadah, muamalah, medis, sosial, dan isu-isu kontemporer seperti fintech, artificial intelligence, dan hukum tata negara. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan kaidah-kaidah fikih secara sistematis, argumentatif, dan kontekstual dalam menjawab berbagai persoalan hukum Islam lintas mazhab.
CPMK dan Sub-CPMK
- Mahasiswa mampu memahami konsep dasar qawa‘id fikih, sejarah perkembangannya, serta perbedaannya dengan dhawabith fikih dan qawa‘id ushuliyyah.
- Mahasiswa mampu memahami klasifikasi dan kedudukan qawa‘id fikih dalam istinbath hukum Islam.
- Mahasiswa mampu memahami kaidah al-umuru bi maqashidiha beserta penerapannya dalam persoalan ibadah dan muamalah.
- Mahasiswa mampu menganalisis cabang-cabang kaidah niat dan implementasinya dalam persoalan kontemporer.
- Mahasiswa mampu memahami kaidah al-yaqinu la yuzalu bi al-syakk dalam persoalan ibadah dan hukum keseharian.
- Mahasiswa mampu memahami cabang-cabang kaidah keyakinan dan penerapannya dalam penyelesaian masalah fikih.
- Mahasiswa mampu memahami kaidah al-masyaqqatu tajlib al-taisir serta konsep rukhsah dalam syariat Islam.
- Mahasiswa mampu memahami kaidah ad-dhararu yuzal dan penerapannya dalam persoalan hukum Islam kontemporer.
- Mahasiswa mampu menganalisis penerapan kaidah mudharat dalam isu medis, sosial, dan lingkungan.
- Mahasiswa mampu memahami kaidah al-‘adatu muhakkamah dan penerapan adat dalam penetapan hukum Islam.
- Mahasiswa mampu memahami kaidah-kaidah fikih penting selain al-qawa‘id al-khams al-kubra.
- Mahasiswa mampu menganalisis perbandingan penerapan qawa‘id fikih antarmazhab.
- Mahasiswa mampu menerapkan metode takhrij al-furu‘ ‘ala al-qawa‘id dalam menganalisis persoalan fikih.
- Mahasiswa mampu menggunakan qawa‘id fikih kubra dalam menganalisis persoalan hukum kontemporer di era digital dan disrupsi teknologi.
Course Content / Materi Ajar
Materi diambil dari bagian Bahan Kajian/Materi Pembelajaran dalam RPS. Rincian Sub-CPMK, metode, aktivitas mahasiswa, dan penilaian setiap minggu dapat dilihat pada dokumen RPS yang tersedia untuk diunduh.
| Minggu Pertemuan | Bahan Kajian/Materi Pembelajaran |
|---|---|
| 1 | Penjelasan kontrak kuliah dan mata kuliah |
| 2 | Mahasiswa mampu memahami konsep dasar qawa‘id fikih serta perbedaannya dengan dhawabith fikih dan qawa‘id ushuliyyah |
| 3 | Mahasiswa mampu memahami klasifikasi dan kedudukan qawa‘id fikih |
| 4 | Mahasiswa mampu memahami kaidah al-umuru bi maqashidiha |
| 5 | Mahasiswa mampu memahami cabang kaidah niat dan penerapannya dalam persoalan kontemporer |
| 6 | Mahasiswa mampu memahami kaidah al-yaqinu la yuzalu bi al-syakk |
| 7 | Mahasiswa mampu memahami cabang-cabang kaidah keyakinan |
| 8 | Mahasiswa mampu memahami kaidah al-masyaqqatu tajlib al-taisir |
| 9 | Mahasiswa mampu memahami kaidah ad-dhararu yuzal |
| 10 | Mahasiswa mampu menganalisis penerapan kaidah mudharat dalam isu medis dan lingkungan |
| 11 | Mahasiswa mampu memahami kaidah al-‘adatu muhakkamah |
| 12 | Ketepatan menjelaskan kaidah tambahan dan penerapannya |
| 13 | Ketepatan menganalisis perbedaan penerapan kaidah antarmazhab |
| 14 | Mahasiswa mampu menerapkan metode takhrij al-furu‘ ‘ala al-qawa‘id |
Penilaian
| Komponen | Jumlah | Bobot | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Tugas Mandiri | 20% | ||
| Tugas Terstruktur | 15% | ||
| UTS | 20% | ||
| UAS | 45% |
Referensi
- Jalaluddin al-Suyuthi, al-Asybah wa al-Nazha’ir, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1998.
- Ibn Nujaim al-Hanafi, al-Asybah wa al-Nazha’ir ‘ala Madzhab Abi Hanifah, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1999.
- Ahmad al-Zarqa’, Syarh al-Qawa‘id al-Fiqhiyyah, Damaskus: Dar al-Qalam, 1989.
- Muhammad al-Zarqa’, al-Madkhal al-Fiqhi al-‘Am, Damaskus: Dar al-Qalam, 2004.
- Al-Qarafi, al-Furuq, Beirut: ‘Alam al-Kutub, 1998.
- Izzuddin ibn Abd al-Salam, Qawa‘id al-Ahkam fi Mashalih al-Anam, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1999.
- Al-Syathibi, al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari‘ah, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2004.
- Badruddin al-Zarkasyi, al-Mantsur fi al-Qawa‘id al-Fiqhiyyah, Kuwait: Wizarah al-Awqaf wa al-Syu’un al-Islamiyyah, 1985.
- Tajuddin al-Subki, al-Asybah wa al-Nazha’ir, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1991.
- Ibn Rajab al-Hanbali, Taqrir al-Qawa‘id wa Tahrir al-Fawa’id, Beirut: Dar Ibn Hazm, 1998.
- Wahbah al-Zuhaili, al-Qawa‘id al-Fiqhiyyah wa Tathbiqatuha fi al-Madzahib al-Arba‘ah, Damaskus: Dar al-Fikr, 2006.
- Mustafa Ahmad al-Zarqa’, Nazhariyyat al-Dharurah al-Syar‘iyyah, Damaskus: Dar al-Qalam, 1969.
- Abd al-Wahhab Khallaf, ‘Ilm Ushul al-Fiqh, Kairo: Dar al-Qalam, 1978.
- Ali Ahmad al-Nadwi, al-Qawa‘id al-Fiqhiyyah, Damaskus: Dar al-Qalam, 1998.
- Abu Ishaq al-Syirazi, al-Luma‘ fi Ushul al-Fiqh, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2003.
- Fakhruddin al-Razi, al-Mahshul fi ‘Ilm Ushul al-Fiqh, Beirut: Muassasah al-Risalah, 1992.
- Tajuddin al-Subki, Jam‘ al-Jawami‘ fi Ushul al-Fiqh, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2003.
- Ibn Qayyim al-Jauziyyah, I‘lam al-Muwaqqi‘in ‘an Rabb al-‘Alamin, Beirut: Dar al-Jil, 1973.
- Al-Syaukani, Irsyad al-Fuhul ila Tahqiq al-Haqq min ‘Ilm al-Ushul, Beirut: Dar al-Kitab al-‘Arabi, 1999.
