Silabus Mata Kuliah

Filsafat Hukum Islam

PMH150 · Semester 5 · 2 SKS

Identitas Mata Kuliah

Nama Mata KuliahFilsafat Hukum Islam
Kode Mata KuliahPMH150
Program StudiPerbandingan Mazhab
Kurikulum2025
Semester5
Beban Studi2 SKS
StatusWajib
KategoriProdi
Nilai MinimumC
PrasyaratTidak ada
Dosen PengampuMohammad Muafi Himam, Lc., M.A.
Bahasa PengantarBahasa Indonesia

Matriks CPL–Mata Kuliah

CPL yang dibebankan pada mata kuliah ini berdasarkan Matriks CPL–MK Program Studi Perbandingan Mazhab Kurikulum 2025.

No.Kode CPLRanahDeskripsi CPLKeterkaitan
1P1PengetahuanMenguasai konsep teoritis, prinsip, dan metodologi ilmu fikih klasik dari berbagai mazhabTerpetakan
2P2PengetahuanMenguasai prinsip-prinsip ushul fikih dan qawaid fikih sebagai landasan istinbath hukumTerpetakan
3KU1Keterampilan UmumMampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam bidang keahliannyaTerpetakan

Deskripsi dan Tujuan

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini mengkaji persoalan filosofis yang muncul ketika hukum dipahami sebagai tatanan normatif dan keagamaan. Pembelajaran bergerak dalam dua blok yang berurutan: (1) perangkat baca filsafat hukum; dan (2) rasionalitas internal serta keragaman hukum Islam. Pertemuan pertama digunakan untuk orientasi keilmuan, penjelasan RPS, kontrak perkuliahan, dan simulasi seminar. Mulai pertemuan kedua, setiap pertemuan kajian berbasis pembacaan satu atau dua bab buku tokoh, dilanjutkan presentasi lisan tanpa slide, handout, artikel, atau naskah presentasi. Mahasiswa hanya menggunakan teks yang telah dianotasi, menyebut halaman, merekonstruksi argumen, dan menjawab pertanyaan spontan. Teori filsafat modern dan usul fikih dipelajari menurut konteks, tujuan, serta asumsi masing-masing. Perbandingan dilakukan pada tingkat masalah dan struktur argumentasi jika relevan, bukan melalui penyamaan istilah atau sintesis yang dipaksakan.

CPMK dan Sub-CPMK

  1. Mahasiswa mampu merekonstruksi tesis, konsep, dan alur argumen dari bab buku berbahasa asing melalui presentasi dan tanya jawab lisan berbasis teks.
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan persoalan validitas, otoritas, interpretasi, etika, keadilan, dan argumentasi dalam filsafat hukum serta menunjukkan batas penerapannya terhadap hukum keagamaan.
  3. Mahasiswa mampu menjelaskan rasionalitas internal hukum Islam, meliputi syariat-fikih, teks, ijtihad, ikhtilaf, maqasid, otoritas mazhab, dan fatwa berdasarkan bacaan akademik.
  4. Mahasiswa mampu mempertahankan analisis lisan atas perbedaan mazhab secara adil dan argumentatif tanpa memaksakan ekuivalensi antara filsafat modern dan usul fikih.

Course Content / Materi Ajar

Materi diambil dari bagian Bahan Kajian/Materi Pembelajaran dalam RPS. Rincian Sub-CPMK, metode, aktivitas mahasiswa, dan penilaian setiap minggu dapat dilihat pada dokumen RPS yang tersedia untuk diunduh.

Minggu PertemuanBahan Kajian/Materi Pembelajaran
1 Pengertian, objek, dan pertanyaan Filsafat Hukum Islam; relasi dan batasnya dengan filsafat hukum, usul fikih, serta fikih muqaran; RPS; kontrak; mekanisme membaca-presentasi; integritas akademik dan AI.
2 H.L.A. Hart, The Concept of Law, Bab I, 'Persistent Questions', dan Bab V, 'Law as the Union of Primary and Secondary Rules'.
3 Joseph Raz, The Authority of Law, Bab 1, 'Legitimate Authority', dan Bab 2, 'The Claims of Law'.
4 Paul Ricoeur, Interpretation Theory, Bab 1, 'Language as Discourse', dan Bab 2, 'Speaking and Writing'.
5 Paul Ricoeur, Interpretation Theory, Bab 3, 'Metaphor and Symbol', dan Bab 4, 'Explanation and Understanding'.
6 Michael J. Sandel, Justice: What's the Right Thing to Do?, Bab 1, 'Doing the Right Thing', dan Bab 2, 'The Greatest Happiness Principle'.
7 Stephen Toulmin, The Uses of Argument, Bab III, 'The Layout of Arguments'.
8 Wael B. Hallaq, An Introduction to Islamic Law, Bab 1, 'Who's Who in the Shari'a', dan Bab 2, 'The Law: How Is It Found?'.
9 Wael B. Hallaq, An Introduction to Islamic Law, Bab 3, 'The Legal Schools', dan Bab 4, 'Jurists, Legal Education, and Politics'.
10 Bernard G. Weiss, The Spirit of Islamic Law, Bab 3, 'The Textualist/Intentionalist Bent', dan Bab 4, 'The Venture Beyond the Texts'.
11 Bernard G. Weiss, The Spirit of Islamic Law, Bab 5, 'Probabilism and the Limits of Certainty', dan Bab 6, 'Juristic Authority and the Diversity of Schools'.
12 Jasser Auda, Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law, Bab 1, 'Maqasid al-Shariah: A Contemporary Perspective', dan Bab 4, 'Classical Theories of Islamic Law'.
13 Khaled Abou El Fadl, Speaking in God's Name, Bab 2, 'The Authoritative', dan Bab 4, 'The Text and Authority'.
14 Ibn Rushd, The Distinguished Jurist's Primer, Vol. II, Book of Marriage: bagian guardianship (wilayah) - syarat wali dan pihak yang berhak menjadi wali.

Referensi

  1. H.L.A. Hart, The Concept of Law.
  2. Joseph Raz, The Authority of Law.
  3. Paul Ricoeur, Interpretation Theory.
  4. Michael J. Sandel, Justice: What's the Right Thing to Do?
  5. Stephen Toulmin, The Uses of Argument.
  6. Wael B. Hallaq, An Introduction to Islamic Law.
  7. Bernard G. Weiss, The Spirit of Islamic Law.
  8. Jasser Auda, Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law.
  9. Khaled Abou El Fadl, Speaking in God's Name: Islamic Law, Authority and Women.
  10. Ibn Rushd, The Distinguished Jurist's Primer, Vol. II (terj. Imran Ahsan Khan Nyazee).
  11. John Finnis, Natural Law and Natural Rights; John Rawls, Justice as Fairness: A Restatement.
  12. Anver M. Emon, Islamic Natural Law Theories; Rumee Ahmed, Narratives of Islamic Legal Theory.
  13. Mohammad Hashim Kamali, Principles of Islamic Jurisprudence.
  14. Al-Ghazali, al-Mustasfa; al-Amidi, al-Ihkam; al-Shatibi, al-Muwafaqat (kutipan primer terpilih).
  15. Kecia Ali, Sexual Ethics and Islam; koleksi fatwa MUI, Bahtsul Masail NU, dan Majelis Tarjih.
  16. Terjemahan Indonesia boleh dipakai sebagai pendamping, tetapi teks bahasa Inggris menjadi bacaan yang diuji.