Silabus Mata Kuliah
Fikih Muamalat II Muqaranah
PMH104 · Semester 3 · 2 SKS
Identitas Mata Kuliah
| Nama Mata Kuliah | Fikih Muamalat II Muqaranah |
|---|---|
| Kode Mata Kuliah | PMH104 |
| Program Studi | Perbandingan Mazhab |
| Kurikulum | 2025 |
| Semester | 3 |
| Beban Studi | 2 SKS |
| Status | Wajib |
| Kategori | Prodi |
| Nilai Minimum | C |
| Prasyarat | Tidak ada |
| Dosen Pengampu | Dr. Abdul Ghofur Maimoen MA. |
| Bahasa Pengantar | Bahasa Indonesia |
Matriks CPL–Mata Kuliah
CPL yang dibebankan pada mata kuliah ini berdasarkan Matriks CPL–MK Program Studi Perbandingan Mazhab Kurikulum 2025.
| No. | Kode CPL | Ranah | Deskripsi CPL | Keterkaitan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | P3 | Pengetahuan | Menguasai teori dan konsep perbandingan mazhab dalam fikih muamalat dan ekonomi syariah | Terpetakan |
| 2 | KK1 | Keterampilan Khusus | Mampu menganalisis permasalahan hukum Islam dengan pendekatan perbandingan mazhab | Terpetakan |
| 3 | KK5 | Keterampilan Khusus | Mampu memberikan fatwa/solusi hukum Islam kontemporer dalam perspektif lintas mazhab | Terpetakan |
Deskripsi dan Tujuan
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Fiqh Muamalah 2 akan membahas prinsip-prinsip dasar yang menjadi landasan dalam perbankan syariah, yang tercermin dalam berbagai produk perbankan syariah seperti titipan atau simpanan (wadi’ah). Selain itu, akan dibahas pula akad-akad yang menggunakan sistem bagi hasil, seperti akad al-musyarakah, al-mudharabah, al-muzara’ah, dan al-musaqah. Materi lain yang dibahas adalah akad sewa (baik operational lease maupun financial lease) yang diterapkan dalam akad al-ijarah, termasuk jenis akad al-ijarah al-muntahia bi at-tamlik Kajian juga mencakup bentuk-bentuk transaksi yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan harta, seperti akad al-ijarah, al-hibah, , dan al-i’arah. Seluruh pembahasan ini akan merujuk pada sumber-sumber utama syariah, yaitu al-Qur’an, al-Hadits, al-Ijmak, dan al-Qiyas, serta pandangan ulama yang diakui. Analisis akan dilakukan melalui diskusi kelas dan kelompok, termasuk pembahasan terkait transaksi modern dan implementasi produk-produk muamalah dalam dunia perbankan.
CPMK dan Sub-CPMK
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar, landasan hukum, rukun, syarat, dan ketentuan akad al-wadi’ah serta penerapannya dalam praktik lembaga keuangan syariah.
- Mahasiswa mampu menganalisis teori, mekanisme, dan implementasi akad al-musyarakah dalam praktik kerja sama usaha dan ekonomi syariah.
- Mahasiswa mampu memahami dan mengkaji akad al-mudharabah beserta penerapannya dalam sistem perbankan dan bisnis syariah.
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep, dasar hukum, serta praktik akad al-musaqah dan al-muzara’ah dalam bidang pertanian menurut perspektif fikih muamalah.
- Mahasiswa mampu memahami konsep akad al-qardh serta penerapannya dalam transaksi sosial dan lembaga keuangan syariah.
- Mahasiswa mampu menganalisis teori dan praktik akad ar-rahn serta implementasinya dalam sistem gadai syariah.
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep, jenis, dan penerapan akad al-ijarah dalam transaksi jasa dan pembiayaan syariah.
- Mahasiswa mampu memahami teori dan praktik akad al-ju’alah serta penerapannya dalam transaksi modern.
- Mahasiswa mampu mengkaji konsep dan implementasi akad at-ta`min dalam perspektif fikih dan lembaga asuransi syariah.
- Mahasiswa mampu menjelaskan teori dan praktik akad al-i’arah serta penerapannya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
- Mahasiswa mampu memahami konsep, ketentuan, dan praktik akad al-hibah dalam perspektif fikih Islam dan implementasinya dalam masyarakat.
- Mahasiswa mampu menganalisis permasalahan kontemporer dalam praktik akad-akad muamalah serta memberikan solusi berdasarkan prinsip-prinsip fikih muamalah.
Course Content / Materi Ajar
Materi diambil dari bagian Bahan Kajian/Materi Pembelajaran dalam RPS. Rincian Sub-CPMK, metode, aktivitas mahasiswa, dan penilaian setiap minggu dapat dilihat pada dokumen RPS yang tersedia untuk diunduh.
| Minggu Pertemuan | Bahan Kajian/Materi Pembelajaran |
|---|---|
| 1 | Konsep Dasar FiqhnMuamalatn- Fiqh Muamalah dannpembangunannmasyarakat ekonominsyari’ahn- Perkembangan sistemnperbankan syari’ah |
| 2 | Al-Wadiahn- Definisi al-wadi’ahn- Landasan syari’ah alnwadi’ahn- Al-Wadi’ah Yad al-Amanahn- Al-Wadi’ah Yad adDhamanahn- Aplikasi al-wadi’ah dalamnperbankann- Skema al-wadi’ah |
| 3 | Akad Al-Musyarakahn- Pengertian al-musyarakahn- Landasan syari’ah almusyarakahn- Jenis-jenis akad almusyarakahn- Rukun al-musyarakahn- Syarat al-musyarakahn- Hal-hal yang membatalkannal-musyarakahn- Manfaat dan Resiko almusyarakahn- Aplikasi al-musyarakahndalam perbankann- Skema al-musyarakah |
| 4 | Akad Al-Mudharabahn- Pengertian al-mudharabahn- Landasan syari’ah almudharabahn- Rukun al-mudharabahn- Jenis-jenis akad almudharabahn- Sifat akad al-mudharabahn- Syarat al-musyarakahn- Beberapa aspek hukumndalam al-mudharabahn- Kewenangan dan hak-haknal-mudharibn- Manfaat dan resiko alMudharabahn- Aplikasi al-mudharabahndalam perbankann- Skema al-mudharabah |
| 5 | Akad Al-Mudharabahn- Pengertian al-mudharabahn- Landasan syari’ah almudharabahn- Rukun al-mudharabahn- Jenis-jenis akad almudharabahn- Sifat akad al-mudharabahn- Syarat al-musyarakahn- Beberapa aspek hukumndalam al-mudharabahn- Kewenangan dan hak-haknal-mudharibn- Manfaat dan resiko alMudharabahn- Aplikasi al-mudharabahndalam perbankann- Skema al-mudharabah |
| 6 | Akad Al-Musaqat &nMuzara’ahn- Definisi al-muzara’ah dannal-musaqahn- Landasan syari’ah akad almuzara’ah dan al-musaqahn- Skema al-musaqah |
| 7 | Akad Al-Qardhn- Definisi al-qardhn- Landasan syari’ah alqardhn- Syarat-syarat al-qardhn- Ketentuan umum al-qardhn- Aplikasi al-qardh dalamnperbankann- Sumber dana al-qardhn- Manfaat al-qardhn- Sanksi al-qardhn- Beberapa aspek hukum alqardhn- Skema al-qardh |
| 8 | Akad Al-Rahnn- Definisi ar-rahnn- Landasan syari’ah ar-rahnn- Rukun dan syarat ar-rahnn- Manfaat ar-rahnn- Resiko ar-rahnn- Hal-hal yang membatalkannar-rahnn- Seputar hukum ar-rahnn- Aplikasi ar-rahn dalamnperbankann- Skema ar-rahn |
| 9 | Akad Al-Ijarahn- Definisi al-ijarahn- Landasan syari’ah alijarahn- Syarat dan rukun alijarahn- Objek al-ijarahn- Sifat akad al-ijarahn- Pembatalan al-ijarahn- Maksud al-ijarah alMuntahiyah bi at-Tamlikn- Aplikasi al-ijarah alMuntahiyah bi at-Tamlikndalam perbankann- Manfaat dan resikondalam al-ijarah alMuntahiyah bi at-Tamlikn- Beberapa aspek hukumndalam al-ijarahn- Skema al-ijarah |
| 10 | Akad Al-Ijarahn- Definisi al-ijarahn- Landasan syari’ah alijarahn- Syarat dan rukun alijarahn- Objek al-ijarahn- Sifat akad al-ijarahn- Pembatalan al-ijarahn- Maksud al-ijarah alMuntahiyah bi at-Tamlikn- Aplikasi al-ijarah alMuntahiyah bi at-Tamlikndalam perbankann- Manfaat dan resikondalam al-ijarah alMuntahiyah bi at-Tamlikn- Beberapa aspek hukumndalam al-ijarahn- Skema al-ijarah |
| 11 | Akad Al-Jualahn- Definisi al-ju’alahn- Landasan syariah alju’alahn- Perbedaan antara alijarah dengan al-ju’alahn- Syarat akad al-ju’alahn- Sifat hukum akad alju’alahn- Beberapa aspek hukumndalam al-ju’alah |
| 12 | Akad At-Ta’minn- Definisi at-ta`minn- Jenis-jenis at-ta`minn- Maksud at-ta`min atta’awuni dan hukumnyan- Maksud at-ta`min binqisthin tsabit dannhukumnyan- Praktek asuransinkonvensionaln- Pandangan Islam tentangnat-ta`minn- Beberapa aspek hukumndalam at-ta`min |
| 13 | Akad Al-i‘arahn- Definisi al-i’arahn- Landasan syari’ah ali’arahn- Rukun dan syarat ali’arahn- Hukum akad al-i’arahn- Sifat ‘ariyah;nmadhmunah ataunamanahn- Penyelesaiannperselisihan dalam akadnal-i’arahn- Beberapa aspek hukumndalam al-i’arah |
| 14 | Akad Al-Hibahn- Definisi al-hibahn- Landasan syari’ah alhibahn- Rukun al-hibahn- Syarat-syarat al-hibahn- Hukum al-hibahn- Larangan menarik kembalinal-hibahn- Beberapa aspek hukumndalam al-hibah |
Penilaian
| Komponen | Jumlah | Bobot | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Tugas Mandiri | 20% | ||
| Tugas Terstruktur | 15% | ||
| UTS | 20% | ||
| UAS | 45% |
Referensi
- Musthafa Ahmad az-Zarqa, 1959, Al-Fiqh al-Islami fi Tsaubihi al-Jadid; Al-Madkhal al-Fiqhi al-‘Am, Damaskus: Dar al-Fikr.
- Wahbah az-Zuhaili, 1989, Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh, Damaskus: Dar al-Fikr.
- Muhammad Syafi'i Antonio, 2001, Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik, Jakarta: Gema Insani Press.
- Abdurrahman al-Jaziri, 2003, Al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-Arba‘ah, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
- Ali Ahmad al-Salus, 2002, Mausu‘ah al-Qadhaya al-Fiqhiyyah al-Mu‘ashirah wa al-Iqtishad al-Islami, Doha: Maktabah Dar al-Tsaqafah.
- Abdullah bin Muhammad ath-Thayyar, 2010, Al-Mu‘amalat al-Maliyyah al-Mu‘ashirah, Riyadh: Dar al-Wathan.
- Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia, 2014, Himpunan Fatwa DSN-MUI tentang Keuangan Syariah, Jakarta: DSN-MUI.
- Bank Indonesia, 2008, Kodifikasi Produk Perbankan Syariah, Jakarta: Bank Indonesia.
- Otoritas Jasa Keuangan, 2019, Perbankan Syariah dan Kelembagaan Keuangan Syariah di Indonesia, Jakarta: OJK.
