Nama Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Anwar Sarang kembali harum di kancah pendidikan tinggi Islam nasional. Dua alumninya, Aufa Varrassyah Nawwaf dan Rofiqoh Nurul Ashfiya, tercatat sebagai penerima penghargaan akademik pada yudisium angkatan 2024 Program Magister (MA) Islamic Studies Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).
Aufa Varrassyah Nawwaf dinobatkan sebagai The Best Student of the 2024 Cohort of the MA in Islamic Studies. Penghargaan ini diberikan setelah Aufa berhasil membukukan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi di jalur reguler Program Studi Islamic Studies, yakni 3,90 dari skala 4,00, sebuah capaian yang tidak mudah diraih di tengah kurikulum UIII yang dikenal ketat dan berorientasi riset lintas disiplin keislaman.
Sementara itu, rekan seangkatannya, Rofiqoh Nurul Ashfiya, meraih penghargaan The Best Student in Community Engagement of the 2024 Cohort of the MA in Islamic Studies, atas dedikasinya dalam kontribusi sosial dan pengabdian kepada masyarakat selama menempuh studi magister.
Keduanya merupakan alumni STAI Al Anwar Sarang, lembaga pendidikan tinggi keagamaan yang berbasis di Sarang, Rembang, Jawa Tengah, kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat tradisi keilmuan pesantren di pesisir utara Jawa. Prestasi ini menegaskan bahwa fondasi keilmuan serta budaya akademik yang dibangun di STAI Al Anwar mampu bersaing dan bahkan unggul di jenjang pendidikan pascasarjana pada institusi berstandar internasional seperti UIII.
UIII sendiri merupakan universitas yang didirikan pemerintah Indonesia dengan misi menjadi pusat unggulan kajian Islam berskala global, menghadirkan mahasiswa dan pengajar dari berbagai negara. Diterimanya lulusan pesantren seperti STAI Al Anwar ke dalam ekosistem akademik UIII, dan keberhasilan mereka menorehkan prestasi tertinggi di dalamnya, menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis pesantren mampu berdialog secara setara dengan wacana keilmuan Islam kontemporer di tingkat internasional.





