SEKILAS INFO
: - Monday, 14-06-2021
  • 5 bulan yang lalu / PENDAFTARAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2021/2022 DIBUKA TANGGAL 1 FEBRUARI 2021
  • 1 tahun yang lalu / SILAHKAN UPDATE NIK UNTUK RESERVASI PIN SEBAGAI SYARAT CETAK IJAZAH
Seminar Tema Ilmu Qirā’at, Kaprodi IQT Rencanakan Mata Kuliah Baru

Sarang, Narasi Kampus – Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an Tafsir (HMP IQT) menginisiasi Seminar Al-Qur’an (20/3). Adapun narasumber Anggota Tim Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Jakarta Dr. H. Zainal Arifin Madzkur. Tema yang diangkat “Sejarah dan Dinamika Qira’at di Indonesia”. Acara diselenggarakan di Gedung K.H. Maimoen Zubair dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Seminar bertujuan menarik minat mahasiswa untuk lebih mendalami seputar ilmu Qira’at. Kaprodi IQT menuturkan bahwa ilmu Qira’at di zaman sekarang minim peminat karena tidak bersentuhan langsung dengan hukum muamalah sehari-hari.

“Seminar ini berhubungan dengan target PKL untuk semester 6 nanti yaitu mempelajari tentang ilmu Qira’at. Selain itu, juga bertujuan untuk memperkenalkan kepada mahasiswa IQT seputar Ilmu Qira’at supaya ada kemaun untuk mempelajarinya, karena jarang orang-orang yang mau mempelajari ilmu ini, padahal ini termasuk salah satu analisis yang digunakan mufassir. Ilmu Qira’at kurang diminati karena tidak bersentuhan langsung dengan hukum halal haram,” Tuturnya membuka seminar.

Narasumber Dr. H. Zainal Arifin Madzkur, MA. dalam seminar menjelaskan sejarah ilmu Qira’at pada masa Rasullah hingga masuk ke Nusantara. Tak hanya itu, terdapat pula beberapa informasi mencengangkan yang disampaikan oleh pemateri. Salah satunya yaitu dominasi Qira’at riwayat Hafsh dari Imam ‘Ashim yang diikuti oleh 95% Muslim di dunia.

“Sebaran Qira’at di dunia Islam, riwayat Hafsh ‘an ‘Ashim 95% diikuti sebagian besar umat Islam di dunia, riwayat Warsy ‘an Nafi’ 3%, Qalun ‘an Nafi 0,7%, Duri ‘an Abu Amr 0,3% dan Ibnu Amr 1%. Kenapa riwayata Hafsh ‘an ‘Ashim lebih mendominasi? Karena rangkaian sanad yang dimiliki imam ‘Ashim terbilang kuat, qira’atnya lebih mudah dibaca dan terdapat kebijakan pemerintah Mesir pada tahun 1923/1924 untuk mencetak Al-Quran menggunakan qira’atnya ‘Ashim,” terang peneliti asal Kediri.

Mahasiswa menyimak dengan seksama. Mereka terlihat antusias. Dalam sesi tanya jawab, banyak pertanyaan yang harus ditampung. “Pertanyaan lanjutan (tentang Qiraat) bisa dikirim ke facebook Pak Zainal, atau kontak lainnya,” terang Kaprodi IQT sebagai moderator.

Output yang diharapakan Kaprodi IQT dengan adanya seminar ini yakni melonjaknya antusias mahasiswa IQT dalam mempelajari ilmu Qira’at. Selanjutnya, beliau merencanakan mata kuliah baru di Prodi IQT yaitu ilmu Qira’at. (Fw/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

HUBUNGI KAMI

STAI AL-ANWAR SARANG REMBANG

NSPTKI : 143331710035 / 213036

Jl. Raya Gondanrojo - Kalipang
KEC. Sarang
KAB. Rembang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 59274
TELEPON (0295) 5391410
FAX (0295) 5391410
EMAIL institusi@staialanwar.ac.id staialanwar@gmail.com

Peta STAI AL Anwar