SEKILAS INFO
: - Sunday, 17-10-2021
  • 9 bulan yang lalu / PENDAFTARAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2021/2022 DIBUKA TANGGAL 1 FEBRUARI 2021
  • 1 tahun yang lalu / SILAHKAN UPDATE NIK UNTUK RESERVASI PIN SEBAGAI SYARAT CETAK IJAZAH
Asy’ari dan Pemikiran Teologisnya

Asy’ari dan Pemikiran Teologisnya

I. Pendahuluan Paruh kedua abad ketiga merupakan fase penting bagi perkembangan pemikiran di dunia Islam. Masa itu diwarnai kebebasan berpikir setelah beberapa dekade sebelumnya umat Islam hidup di bawah pemerintahan represif yang menjadikan paham Mu’tazilah sebagai teologi resmi pemerintah. Tiap orang bebas menyampaikan pendapatnya tanpa merasa takut akan mendapatkan tekanan dari penguasa. Iklim yang kondusif bagi perkembangan pemikiran Islam ini bermula ketika al-Mutawakkil yang berkuasa dari tahun 234-247 H. menghapus teologi Mu’tazilah sebagai teologi resmi penguasa dan memberikan keleluasaan bagi aliran lain, khususnya Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Isu Al-Qur`an sebagai...
Pembakuan Mushaf Uthmani

Pembakuan Mushaf Uthmani

A. Pendahuluan Salah satu aspek kajian al-Qur’an yang paling mendapat perhatian dan menimbulkan banyak kontroversi adalah sejarah kodifikasi al-Qur’an dan pembakuan Mushaf Uthmānī. Sudah sejak abad 2 H. kajian sejarah al-Qur’an menjadi perhatian ulama Islam. Mereka melakukan kajian tentang perbedaan Mushaf yang beredar di beberrapa wilayah Islam. Ibnu Amir dengan Ikhtilāf Maṣāḥif al-Shām wa al-Hijāz wa al-‘Irāq, al-Kisā`iy dengan Ikhtilāf Maṣāḥif Ahlu al-Madīnah wa Ahlu al-Kūfah wa Ahlu al-Baṣrah, Khalaf bin Hisyam dengan Ikhtilāf al Maṣāḥif dan Ibnu Abi Dawud al-Sijistāny dengan al- Maṣāḥif adalah beberapa contoh kajian sejarah al-Qur’an...
AL-KUTUB AL-MU’TABARAH DI LINGKUNGAN NU DAN IMPLEMENTASINYA DI LAPANGAN

AL-KUTUB AL-MU’TABARAH DI LINGKUNGAN NU DAN IMPLEMENTASINYA DI LAPANGAN

Pendahuluan Adalah hal yang wajar jika setiap komunitas ilmiah memiliki standar referensi: referensi mana yang layak dipakai dan referensi mana yang tidak layak dipakai. Dalam kajian hadis misalnya, Syiah menetapkan kitab klasik sebagi referensi otorotatif, yaitu: al-Kāfī karya al-Kulaynī, Man Lā Yaḥḍuruhu al-Faqīh karya al-Qummī, al-Tahdhīb dan al-Istibṣār keduanya karya al-Tūsī. Sementara di kalangan Ahlussunnah dikenal al-kutub al-sittah atau al-tis’ah sebagai rujukan otoritatif di bidang hadis. Di kalangan Wahabi karya klasik Abu Hamid al-Ghazali, al-Rāzī dan Tāj al-Dīn al-Subkī masuk dalam daftar kitab terlarang. Demikian pula karya kontemporer Abduh dan...
Perjalanan Sejarah Politik NU Sejak Berdiri Hingga Keputusan Kembali ke Khittah

Perjalanan Sejarah Politik NU Sejak Berdiri Hingga Keputusan Kembali ke Khittah

Perjuangan politik umat Islam di Indonesia dalam setiap fase sejarahnya jarang terformat dalam proses tawar menawar yang seimbang dengan pemerntah. Pasang surut perjuangan umat Islam baik secara independen maupun melalui organisasi kemasyarakatan (ormas) memperlihatkan grafik mendatar dan hanya sesekali naik untuk kemudian menurun kembali. Dalam setiap babak perjuangannya hampir  dapat dipastikan akan berkahir dengan terpinggirkannya peran politik umat Islam dalam negara. Sementara itu kedudukan umat Islam yang menempati posisi mayoritas tak dapat diabaikan begitu saja. Kepentingan umat Islam bagaimanapun juga harus terakomodasi secara reresentatif sejauh tidak berbenturan dengan prinsip-prinsip kepentingan...
Problematika Asbab al-Nuzul   

Problematika Asbab al-Nuzul  

Memahami al-Qur’an tidak cukup hanya dengan mengandalkan penguasaan bahasa Arab, apalagi hanya dengan bekal terjemah. Dibutuhkan banyak piranti untuk dapat memahami al-Qur’an dengan benar agar tidak terjatuh dalam penafsiran yang arbriter. Salah satu piranti yang dibutuhkan dalam memahami al-Qur’an adalah asbāb al-nuzūl. Ibnu Daqīq al-‘Īd berkata, “Penjelasan sabab Nuzūl adalah jalan yang kuat untuk memahami al-Qur’an”[1]. Sementara al-Wāhidī menjelaskan, “tidak mungkin mengetahui penafsiran suatu ayat tanpa mengacu pada kisah ayat tersebut dan penjelasan turunnya.”[2]. Sedangkan Ibnu Taimiyah berpandangan, “mengetahui sabab Nuzuūl dapat membantu memahami al-Qur’an. Sebab, mengetahui ‘sebab’ dapat melahirkan...
Puasa dalam Perspektif Hikmah

Puasa dalam Perspektif Hikmah

Imam Ghozali, seorang ulama ahli dalam bidang fiqh, filsafat dan tasawuf yang pernah dimiliki oleh dunia Islam, dalam bukunya Ihya Ulumuddin menulis bahwa ada tiga klasifikasi dalam puasa, yaitu puasa umum, puasa khusus dan puasa di atas khusus. Puasa umum adalah tingkatan puasa yang paling rendah derajatnya, yaitu sekadar menahan diri dari makan, minum,  jima’ (bersetubuh) dan perkara yang membatalkan puasa semenjak terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Puasa khusus, di samping menahan hal di atas, juga memelihara seluruh anggota badan dari perbuatan maksiat dan tercela. Sedangkan puasa di atas khusus...
UMAT ISLAM DI TENGAH PUSARAN ARUS GLOBALISASI

UMAT ISLAM DI TENGAH PUSARAN ARUS GLOBALISASI

Pendahuluan Manusia saat ini masuk dalam dunia transformasi,yang mempengaruhi hampir setiap aspek dari apa yang mereka lakukan. Entah baik atau buruk, manusia di dorong masuk ke dalam tatanan global yang tidak dipahami sepenuhnya oleh siapa pun, tetapi yang dampaknya dapat dirasakan oleh semua umat manusia.[1] Globalisasi barangkali bukanlah kata yang baru untuk diperbincangkan saat ini. Namun demikian, tidak seorang pun yang ingin memahami prospek kehidupan manusia di abad ini yang dapat mengabaikannya. Tidak ada satu pun negara yang tidak membicarakan isu globalisasi secara intensif. Di Prancis, kata itu disebut dengan...
Selayang Pandang Mengenai Enam Kitab Hadits Induk (al-Kutub as-Sittah) dan Para Penghimpunnya

Selayang Pandang Mengenai Enam Kitab Hadits Induk (al-Kutub as-Sittah) dan Para Penghimpunnya

1] Imam al-Bukhari (194 – 256 H) Imam Bukhari sering disebut sebagai amir al-mukminin atau penghulunya Umat Islam dalam perkara hadis. Bahkan, di kalangan para ahli hadis sendiri, beliau didaku sebagai imam atau pemimpin para ahli hadis dan maha guru dari segenap penghapal hadis di masanya. Imam Bukhari mempunyai nama lengkap, Abu ‘Abdillah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin al-Mughirah bin Bardizbah al-Ju’fiy. Beliau dilahirkan apada hari Jum’at pada tanggal 13, bulan Syawwal, tahun 194 H, di Bukhara. Nama al-Ju’fiy merupakan sebutan nasab perwalian kakek buyutnya ketika masuk Islam di...

HUBUNGI KAMI

STAI AL-ANWAR SARANG REMBANG

NSPTKI : 143331710035 / 213036

Jl. Raya Gondanrojo - Kalipang
KEC. Sarang
KAB. Rembang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 59274
TELEPON (0295) 5391410
FAX (0295) 5391410
EMAIL institusi@staialanwar.ac.id | staialanwar@gmail.com

Advertisement

Peta STAI AL Anwar

Advertisement