STAI AL ANWAR, SARANG
(0295) 5391410

Sarang– Ujian Tengah Semester (UTS) STAI Al-Anwar Sarang yang dilaksanakan Sabtu (1/4) hingga Rabu (5/4) mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Baik dari persiapam mahasiswa, dosen dan Panitia Ujian. Kesipan ini terlihat dari diskusi-diskusi diluar forum KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), baik yang berifat serius atau santai.  Panitia pun tidak jauh berbeda, ada perkembangan dalam segi teknis. Seperti penataan berkas-berkas, ruangan dan penganwas ujian.

Menurut Ibu Nely salah satu dosen Makul Bahasa Arab STAI Al Anwar Sarang, ada beberapa aspek yang mengindikasikan peningkatan kualitas UTS tahun ini. Pada tahun ini terlihat mahasiswa sangat antusias dalam menyambut Ujian. Salah satu contohnya apa yang dilakukan para mahasiswi. Sebelum ujian berlangsung, mereka telah membentuk forum-forum diskusi yang bertujuan untuk kembali mereview pelajaran-pelajaran yang telah lalu, sehingga mereka bisa berbagi pemahaman antara satu orang dengan orang yang lain.  Selain itu, panitia pun tak mau kalah, mereka mepersiapkan UTS ini dengan sebaik-baiknya. Salah satunya, lembar jawaban yang dahulu masih mengunakan kertas folio sekarang sudah di ganti dengan kertas khusus.

“Saya banyak melihat Mahasiswa kususnya mahasiswa putri yang membuat Forum diskusi. Ini menunjukan bangaimana mereka sangat antusias sekali dalam menyambut ujian kali ini. Secara umum UTS kali ini mengalami peningkatan. Apalagi persiapan Panitianya, sudah mengalami perkembangan.”.Ujar Ibu Nely saat ditemui Tim Reporter di kantor STAI Al-Anwar.

Selain itu Ibu Nely pun berharap pada UTS tahun ini, para mahasiswa mendapat nilai yang lebih bagus dari semester sebelumnya. UTS mililiki Presentase 20 persen dari akumulasi keseluruhan nilai di ujian akhir. Oleh sebab itu UTS juga menempti posisi penting. Beliau juga menghimbau agar model belajar SKS (system kebut semalam) haruslah mulai ditinggalkan.

“ Mahasiswa harus memperbanyak pengetahuan dengan banyak membaca dan berdiskusi. Sebab, hal tersebut yang akan menjadi penunjang wawasan dan pengetahuan para mahasiswa, hindari belajar SKS”. Tutur Ibu Nely.

Sebelum wawancara itu disudahi, beliau mewakili para dosen STAI Al Anwar Sarang berharap kampus ini bisa berkembang dengan pesat. Sehingga kehadiran STAI Al Anwar Sarang, bisa menjadi salah satu perguruan tinggi yang akan mencetak mahasiswa berkualitas, baik dari segi intelektualitas maupun segi moralitas. Mengingat perguruan tinggi ini tidak hanya tempat kuliah saja, tetapi juga mengkolborsikan dengn sistem pesantren. Di mana kampus akan menjadi tempat pengodokan intelktualitas dan pondok pesentren sebagai tempat perbaikan moralitas. (Ayu/Vita/Duroh).

WordPress Themes