STAI AL ANWAR, SARANG
(0295) 5391410

BANJARMASIN- Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam melaksanakan Koordinasi Penerima Beasiswa Adiktis di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Rabu – Jum’at, 29 – 31 Agustus 2018.

Menurut Kasubdit Sarana Prasaran dan Kemahasiswaan Kemenag, Syafriansyah, Program Beasiswa Adiktis 3T telah dirintis sejak tahun 2017. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak yang kurang mampu di daerah 3T untuk dapat melanjutkan pendidikannya di sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia.

Syafriansyah menambahkan bahwa Program Beasiswa Adiktis Daerah 3T dan Perbatasan ini merupakan implentasi amanat undang-undang untuk memberikan perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan tinggi, termasuk keagamaan Islam pada masyarakat.

“Program beasiswa Adiktis Daerah 3T adalah bukti bahwa negara hadir bagi anak-anak yang kurang mampu pada daerah tertinggal, terluar dan terdepan di Indonesia,” tegas Syafriansyah, Rabu (29/08).

Alumni UIN Sunan Kalijaga ini mengatakan Beasiswa Adiktis Daerah 3T bukan pekerjaan sederhana, tetapi program besar dan mimpi besar mencerdaskan kehidupan bangsa. “Ini adalah pilot project pertama agar anak bangsa bisa mengenyam pendidikan tinggi, jadi kalau belum sempurna dianggap maklum,” imbuh Syafriansyah.

Beasiswa ini diberikan kepada pelajar dari daerah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T) agar bisa mendapatkan akses dan kesempatan belajar secara maksimal.

Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Anwar Sarang Rembang yang berbasis pesantren adalah salah satu peserta koordinasi. Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang dipercaya Kemenag melalui Dirjen Pendis sebagai pilot project sebagaimana yang diungkapkan Syafriansyah Kasubdit Sarana Prasaran dan Kemahasiswaan Kemenag

Disampaikan oleh Ruchman Basori Kepala Seksi Kemahasiswaan Kementerian Agama RI mengatakan, “Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama tengah menyelenggarakan Program Beasiswa Adiktis Daerah 3T sejak tahun 2017 dengan total mahasiswa 200 orang tersebar di 8 PTKI, yaitu (1). STAI Kapuas Palangkaraya, (2). STIBA Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan, (3). STIT Raden Santri Gresik, (4). FAI UNUSIA Jakarta, (5). STIT Tunas Bangsa Banjarnegara, (6). STAI Nurul Iman Parung Bogor, (7). STAI Al-Anwar Sarang Rembang, dan (8). STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amunati Kalimantan Selatan.

Ruchman Basori berharap agar mahasiswa penerima Adiktis 3T dan Perbatasan dapat tumbuh menjadi sarjana yang berkontribusi pada peningkatan pembangunan di wilayahnya masing-masing. “Setelah mereka pulang wajib menjadi kekuatan strategis melakukan perubahan dan pembangunan di wilayah perbatasan negara”, katanya.

Hadir mewakili STAI Al-Anwar Sarang Rembang Ali Murtadlo dan Ahmad Sunoko

“STAI Al-Anwar Sarang Rembang sangat mengapresiasi program ini. Karena 19 mahasiswa kami dari berbagai daerah 3T dapat kuliah gratis dan mendapatkan pembinaan maksimal.”

“Melalui koordinasi ini, kami menegaskan tanggung jawab dan komitmen sebagai Perguruan Tinggi Pelaksana (PTP). Semoga bisa amanah, bertanggung jawab, sesuai dengan tujuan, dan tahun depan dipercaya lagi sebagai PTP.

Kami berharap agar mahasiswa penerima adiktis benar-benar serius menjaga prestasi akademik meskipun dari berbagai latar belakang serta bisa bersaing dengan yang mahasiswa lain dalam berbagai ajang perlombaan, aktif dalam DEMA, SEMA STAI Al-ANWAR Sarang Rembang. “Mereka harus menjadi contoh yang baik bagi yang lain, sebab seiring dengan beasiswa yang cukup besar, terdapat tugas dan tanggung jawab yang besar juga.”

WordPress Themes