SEKILAS INFO
: - Thursday, 19-09-2019
  • 3 minggu yang lalu / Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi Rekutmen 2019
  • 3 minggu yang lalu / Hibah Penelitan Mahasiswa Raih Total 25 Juta Rupiah
  • 1 bulan yang lalu / PENDAFATARN MAHASISWA BARU 2019 TELAH DITUTUP
Meriahnya Wisuda angkatan “ASMAUL HUSNA”

Mbah Mun : “kita sebaiknya mengingat pesan dari Nabi Ibrahim ‘Alayh al-Salam yaitu ala al-‘āqil an yakuna ‘ārifan bi zamānihi”

STAI Al-Anwar kembali menggelar wisuda program sarjana. Sebanyak 99 wisudawan, 17 lulusan dari Prodi PGMI dan 82 lulusan dari Prodi IQT. Upacara wisuda Program Sarjana Periode III Tahun Akademik 2018/2019 berlangsung di halaman STAI Al-Anwar Sabtu (27/04) yang dipimpin oleh ketua STAI Al-Anwar DR. KH. Abdul Ghofur, MA.

Acara wisuda yang meriah ini dihadiri sekitar 800 tamu undangan, baik dari keluarga wisudawan, penduduk setempat hingga tamu undangan khusus. Seperti Romo KH. Maimun Zubair, Bupati Rembang Bapak Abdul Hafidz, Ketua Yayasan Al-Anwar 3, DR. K.H. Aufal Marom, M.Ag, d Ketua Kopertais X PTKIS Jawa Tengah Prof. DR Muhibbin, M.Ag, masyayikh serta para dosen.

Acara yang meriah ini dimulai dari jam 08.00 WIB, ditandai dengan upacara masuknya para senat ke ruang wisuda. Setelah upacara berlangsung, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al-Qur`an oleh seorang mahasiswa dari prodi IQT.
Acara berlangsung dengan khidmat. Di samping itu, paras para wisudawan terlihat berbinar dan sangat berbahagia karena saat ini merupakan momentum bersejarah dalam kehidupan mereka.

Setelah pembacaan al-Qur`an, acara diambil alih oleh paduan suara Ekantika Voice dengan menyanyikan mars dan hymne STAI Al-Anwar. Dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan tentang kelulusan sarjana strata satu (S1) yang berhasil meluluskan 99 wisudawan.

Dalam bidang akademik, nilai terbaik IQT, diraih Laili Khoirul Ummah dengan IPK 3,62, dan dari bidang PGMI yaitu Sahatul Lisniyah dengan IPK 3.65.

Tidak hanya dalam akademik saja, dalam bidang non-akademik pun para wisudawan juga banyak memiliki prestasi, seperti Saudari Zumrotul Luthfia yang menjadi juaras2 pada lomba tahfidz Nasional Al-Qur`an20juz di Kalimantan. Ada juga Anisatul Khoiriyah yang menjadi juara pertama dalam event pembacaan kitab kuning yang diadakan di Universitas Wachid Hasyim di Semarang. Tidak ketinggalan pula, Khunais Khudaifi yang menjadi juara dua pada event tilawah al-Qur’an di Universitas yang sama. Aji Pangestu, Elma Arina Shofiana, dan Shahatul Lisniyah berprestasi di Debat Nasional yang dislenggarakan di UINSA 2017.
Selepas pembacaan nama-nama mahasiswa berprestasi, dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan wisudawan yang disampaikan oleh saudari Nur Amalia.

“Saya merasa bersyukur bisa menjadi anggota keluarga STAI Al-Anwar karena kampus ini kental dengan akademik dan tradisi kepesantrenannya juga sangat kental, saya berharap semoga gelar sarjana yang diberikan kepada mahasantri akan menjadi kado terindah bagi masyarakat dan negara,” tukas Amalia yang juga pernah menjabat Ketua Pondok Al-Anwar III Puteri.

Setelah kata sambutan dari perwakilan wisudawan, dilanjutkan dengan kata sambutan dari ketua STAI al-Anwar oleh Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen. Dalam setiap sambutannya beliau menyampaikan bahwa kampus ini merupakan miniatur Nusantara, lantaran mahasiswanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

“Jumlah wisudawan tahun ini bisa dikatakan jumlah yang sakral, karena para wisudawan berjumlah 99 orang dan itu merupakan implementasi dari asmaul husna, dengan harapan semoga para mahasiswa tersebut dapat mengamalkan nilai-nilai yang ada dalam Asmaul Husna,” ungkap beliau.

Dari sambutan ke sambutan yang telah disampaikan, berlanjut pada penyampaian kalimatul ikhtitam yang disampaikan oleh KH. Maimoen Zubair. Beliau menyampaikan bahwa zaman ini merupakan zaman global, dalam artian global itu campur, yang mana campur tersebut tidak bisa dipisahkan antara hak dan yang batil sehingga kita dituntut untuk menggunakan pikiran secara dalam.
“Pada zaman ini, kita sebaiknya mengingat pesan dari Nabi Ibrahim ‘Alayh al-Salam yaitu ala al-‘āqil an yakuna ‘ārifan bi zamānihi, sudah sepatutnya bagi orang yang berakal mengetahui perkembangan zamannya dan saya berharap para mahasiswa bisa menjadi panutan bagi masyarakat dan berharap Indonesia menjadi teladan bagi negara lain karena syiar Islam di Indonesia sangat hebat,” ungkap beliau.

M. Najib Bukhori, Lc., M. Th.I selaku ketua program studi IQT mengatakan bahwa wisuda tahun ini mengalami kenaikan dibanding dengan wisuda sebelumnya, karena pada wisuda sebelumnya hanya ada 81 orang wisudawan dan hanya dari satu prodi saja, sedangkan tahun ini wisudawannya bertambah menjadi 99 orang dan juga ada wisudawan dari prodi PGMI. Dalam penuturan beliau, ke depannya beliau ingin menggandeng penyandang dana dari luar agar dapat memberikan dana kepada wisu dawan yang berprestasi.

“Kami selaku dosen ingin mentradisikan agar para mahasiswa terdorong untuk tepat waktu dalam merampungkan kuliahnya dalam jangka 4 tahun, karena tepat waktu itu penting, walaupun begitu bagi mahasiswa yang masih ingin mendalami ilmu agama diharapkan untuk menuntaskan pengembaraan ilmunya. Kami juga memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang berprestasi, walaupun penghargaan tersebut tidak terlalu besar, namun diharapkan bisa memotivasi mahasiswa tersebut agar lebih giat lagi,” tutur beliau.

Herman Khunaivi M.Pd mengatakan bangga dengan prestasi-prestasi yang di dapat oleh prodi PGMI yang pernah meyebet juara I debat di UINSA.”Acara wisuda yang luar biasa, tentu saja dengan kerja keras panitia. Tidak ada kesulitan dalam pelaksanaan wisuda, semoga gedung baru besok sudah bisa di gunakan” jelasnya.

Pada Wisuda Program Sarjana kali ini, wisudawati yang terpilih skripsi terbaik diraih oleh Laili Khoirul Ummah dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an Tafsir, dengan judul “Pembacaan Surat Yusuf dan Maryam dalam tradisi 7 Bulan (Mithoni) di Kecamatan Mojosongo kabupaten Boyolali (Living Alqur’an). Adapun skripsi terbaik program IQT diraih Mudawamah, S.Ag. dengan judul “Pembacaan Tafsir Al-Ibriz oleh KH Musthofa Bisri di PP Raudlatul Tholibin Rembang dengan Kajian Fenomenologi Agama” serta skripsi terbaik PGMI diraih Filla Nova Mariana “Penelitian Riset Kelas 2 SD Islam Umar Harun Tahun Ajaran 2018;/2019”.

“Saya sudah menyangka akan mendapat predikat skripsi terbaik, karena saya memulai dari yang berat, dan semuanya tidak instan. Saya mulai menulis mulai dari bulan oktober-desember kemudian januari mulai revisi-revisi sampai maret.” Ujar Laili

Laili menyatakan bahwa dia mempunyai target dan target laili salah satunya lulus dengan cepat. Laili berpesan kepada adik-adik kelasnya supaya lebih giat dan lebih baik lagi dalam belajar. “Mulai semester 6 harus mempunyai gambaran!” cetusnya

Perasaan sama yang dirasakan oleh Sahatul Lisniyah. Dia sangat bahagia dan senang. “Saya merasa senang dan tidak bisa digambarkan dengan sepatah kata apapun kerena dari PGMI saya yang pertama mendapat cumlaude,” paparnya.

Dia selalu melihat hasil tes untuk mengukur seberapa jauh dia bisa menjadi lebih baik dan dia berpesan kepada adik-adik kelas supaya rajin belajar.

Setelah kegiatan yang panjang ini menyentuh titik terakhir, para wisudawan beserta keluarga dan teman-temannya berfoto bersama di atas panggung. (As/Fik)

TINGGALKAN KOMENTAR

HUBUNGI KAMI

STAI AL-ANWAR SARANG REMBANG

NSPTKI : 143331710035 / 213036

Jl. Raya Gondanrojo - Kalipang
KEC. Sarang
KAB. Rembang
PROV. Jawa Tengah
KODE POS 59274
TELEPON (0295) 5391410
FAX (0295) 5391410
EMAIL institusi@staialanwar.ac.id staialanwar@gmail.com

Peta STAI AL Anwar