AUTHOR GUIDELINES

AL ITQAN menerima artikel ilmiah dalam bentuk kajian atau hasil penelitian yang belum pernah diterbitkan. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris atau Arab, menggunkan Word dengan font Times New Roman, antara 6000 sampai 7000 kata, termasuk catatan kaki, daftar pustaka dan lampiran. AL ITQAN hanya menerima artikel yang diajukan secara online, baik melalui kolom submit dengan melakukan log in di laman jurnal atau melalui email: jurnalalitqan@gmail.com.

Artikel yang masuk ke redaksi akan direview oleh editor dan reviewer dengan menerapkan blind-review. Keputusan diterima atau tidaknya naskah diputuskan oleh dewan redaksi setelah melalui penilaian dari para reviewer.

Ketentuan penulisan dan penyajian

1. Judul. Judul harus mencerminkan rumusan mengenai pokok isi bahasan. Ditulis dengan singkat, padat dan jelas. Dalam judul sudah tercantum variable-variabel utama tulisan.

2. Nama penulis. Nama penulis ditulis lengkap, tanpa gelar, dan disertai nama dan alamat lembaga, serta alamat email.

3. Abstrak dan kata kunci. Abstrak merupakan intisari pokok bahasan dari keseluruhan naskah. Abstrak ditulis antara 150- 200 kata. Kata kunci antara 3-5 kata/frase.

4. Pendahuluan. Bagian pendahuluan meliputi latar belakang masalah, rumusan atau tujuan penelitian, serta metode atau teori serta hipotesa (jika ada).

5. Temuan dan pembahasan

6. Penutup

7. Rujukan menggunakan footnote dengan urutan penulisan: nama penulis, judul, tempat terbit, penerbit, tahun terbit, serta nomor halaman. Istilah Op.cit., Log. Cit tidak digunakan.

Contoh:

-Howard M. Federspiel, Kajian Al-Qur'an di Indonesia.terj. Tajul Arifin (Bandung: Mizan, 1996), hlm.10.

-Khaled Abou el-Fadl, The Great Teft, hlm. 45.

 8. Penulisan daftar pustaka mengacu format berikut:

  a. Buku. Pengarang (nama belakang, nama depan).  Judul buku (italic). Tempat terbit: Penerbit, tahun. Contoh: Dhofier, Zamakhsyari. Tradisi Pesantren Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3S, 1982.

  b. Bab dalam buku. Pengarang (nama belakang, nama depan). “Judul artikel” (beri tanda kutip). Dalam judul buku utama. Editor. Tempat terbit: penerbit, tahun.

Contoh: Yahya, Iip Zulkifi."Ngalogat di Pesantren Sunda Menghadirkan Yang Dimangkirkan" dalam Henri Chambert-Loir (ed). Sadur Sejarah Terjemahan di Indonesia dan Malaysia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2009.

9. Jurnal. Pengarang (nama belakang, nama depan). “Judul artikel” (beri tanda kutip). Nama jurnal (italic), Vol., No., hlm.

Contoh: Rohmana, Jajang A. “Al-Qur’an wa al-Isti’mār: Radd al-Syaikh al-Hajj Ahmad Sanusi (1988-1950) ala al-Isti’mār min Khilāl Tafsīr Maljā’ a-ālibīn”, Studia Islamika, Vol. 22, No. 2, 2015, hlm. 297-332.Surat kabar/majalah. Pengarang (nama belakang, nama depan). “Judul artikel”. Nama surat kabar (italic), tanggal. Untuk artikel berita hanya ditulis: nama surat kabar atau majalah, tanggal, bulan, tahun.

10. Skripsi/tesis/disertasi. Pengarang (nama belakang, nama depan). “Judul” (beri tanda kutip), nama perguruan tinggi, kota, tahun.

11. Makalah seminar tidak diterbitkan. Pengarang (nama belakang, nama depan). “Judul” (beri tanda kutip), disampaikan pada seminar…, penyelengara, tempat, tanggal, tahun.

12. Internet. Pengarang (nama belakang, nama depan). “Judul” (beri tanda kutip) nama website, tanggal diakses.

13. Wawancara. Contoh: wawancara dengan KH. Sahal Mahfudz, Kajen, Pati, 11 Juni, 2007.

14. Manuskrip atau naskah koleksi perpustakaan. MS. Kode manuskrip, tempat penyimpanan manuskrip. Contoh: MS. Masāil Abu Laith. K.B_G.620, Perpustakaan Nasional RI.

Pedoman Transliterasi

Terhitung sejak edisi vol. 1, no. 2, 2015 pedoman transliterasi menggunakan pedoman berikut: ,  b,  t,  th,  j,  ḥ,  kh,  d,  dh,  r,  z,  s,  sh,  ṣ,  ḍ,  ṭ,  ẓ,  ‘,  gh,  f,  q,  l, m,  n,  h,  w,  y.  Vokal pendek:  a,  i,  u.  Vokal panjang:  ā,  ī,  ū.  Diftong: aw,  ay.  Tā  marbūṭāh:  t.